Selasa, Juni 04, 2013

Resiko Jadi Penghapus !

 

Pensil : “Maafkan aku Penghapus…

Penghapus : “Maafkan aku ?? untuk apa Pensil ?? Kamu tidak melakukan kesalahan apapun kepadaku…

Pensil : “Aku minta maaf karena aku telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada disana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat…

Penghapus : “Hal itu memang benar… Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru. Aku sungguh bahagia dengan peranku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih…

Penghapus : "tak usah bersedih, sudah menjadi kewajibanku untuk selalu menemanimu. Aku juga butuh teman sepertimu, rekan kerja sepertimu. Aku tak mungkin berguna jika tidak ada dirimu. Mungkin suatu saat aku akan lelah untuk menghapus semua kesalahanmu, menghapus semua kesedihanmu. Tapi yakinlah, saya akan terus berusaha terus bersamamu, terus menemanimu. Sekali lagi, Aku sungguh bahagia dengan peranku.


*Sumber (ditambah dengan Sedikit Bumbu ^^)

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2035 QadryQade'
Theme by Yusuf Fikri