Jumat, April 25, 2014

Dear Mahasiswa ! Anda Harus berterima Kasih sama Orang ini !!!




"boy, tugas lu dah selesai gak ?
"udah dong"
"wihh.. cepat amat ...
"yaa iyyalah, wong gw cuman copy di google"
"pantesann...

secuil percakapan diatas adalah salah satu gambaran pemanfaatan teknology "Control C dan Control V". Copy Paste bukan lagi menjadi hal yang tabu bagi sebagian masyarakat kita, terutama dikalangan para pelajar. Kebiasan copy paste sepertinya sudah menjadi darah daging bagi sebagian pelajar, entah ketika mengerjakan tugas, membuat makalah, menulis skripsi, bahkan update status di sosial media pun kerap kali COPAS (baca : Copy Paste).

 Terus pertanyaannya, siapa sih orang yang nemuin copy paste ?

Berikut artikel yang saya "Copy" terus saya "Paste" kemudian saya "Edit" dari berbagai sumber.
(Dan ternyata saya pun penggemar Copy Paste.. hhaha)


Istilah paste dekat sekali dengan Pasta. Sejenis pasta tertentu dipakai oleh para publisher kuno untuk mengedit bacaan sebelum diterbitkan. Caranya dengan menggunting, lalu menempulkannya pada bagian lain. Untuk melekatkannya, mereka menggunakan media pasta. Tidak hanya jenis pastanya yang unik, tapi juga jenis guntingnya. Mulut gunting yang dipakai panjangnya ada yang sampai 8,5 inchi.

Semenjak komputer mulai populer, gunting dan pasta ini mulai ditinggalkan. Namun tidak langsung mudah seperti sekarang ini. Di era 60-an, sederet command panjang harus diketik untuk mengkopi lalu mengkopi sebuah tulisan lali mempaste di tempat tertentu. Sedikit perubahan di era 1974-1975, Lawrence Gordon Tesler, seorang ilmuwan komputer yang bekerja pada Xerox PARC, Apple Computer, Amazon.com, dan Yahoo! menemukan cara copy paste (yang akhirnya menjadi bahasa gaul COPAS) yang lebih sederhana

Tesler bekerja pada pemrograman dari sistem Smalltalk-76 antara 1973-1976, dan pada proyek itu ia menerapkan metode menangkap teks ke dalam memori internal komputer, yaitu "cut" / "copy," dan kemudian memasukkan itu di tempat lain, yaitu "paste." kata (copy/paste) diambil dari ide lama dalam mengedit naskah, ketika harus secara fisik memotong kata-kata pada halaman dengan gunting dan menempel di tempat lain.

Disusul kemudian oleh Apple (1981) yang mulai memunculkan penggunaan tombol ctrl C untuk mengkopi, ctrl X untuk Cut , dan ctrl V untuk mempaste. Teknologi tersebut semakin lengkap dengan munculnya ctrl Z untuk pembatalan (undo). Windows pun mengadopsi teknologi hasil temuan Apple tersebut. Maka jadilah proses Copy Paste menjadi sangat mudah seperti yang hadir di depan meja Anda sekarang ini.

siapa sih Larry ini ?

Larry (Lawrence Gordon) Tesler, lahir 24 April 1945, merupakan ilmuwan komputer yang bekerja di bidang interaksi manusia-komputer di Apple.inc yang berpengaruh dalam pengembangan OS pada Apple II, seri pengganti dari apple lisa, yang merupakan cikal bakal perkembangan macintosh. Tesler telah bekerja di Xerox PARC, Apple Computer, Amazon.com, dan Yahoo!

Tesler mempelajari ilmu komputer di Stanford University pada tahun 1960, dan bekerja untuk waktu di Laboratorium Artificial Intelligence Stanford.

Dari tahun 1973 hingga 1980, berada di Xerox PARC, di mana Tesler bekerja pada pengolah kata Gipsi dan Smalltalk. Copy dan paste pertama kali diimplementasikan pada 1973-1976 oleh Tesler ketika bekerja pada pemrograman Smalltalk-76 di Xerox Palo Alto Research Center.

Pada tahun 1980, Tesler pindah ke Apple Computer, di mana Tesler memegang berbagai posisi, termasuk Wakil Presiden AppleNet, Wakil Presiden Grup Advanced Technology, dan Kepala Ilmuwan. Tesler bekerja di tim Lisa, dan antusias tentang perkembangan Macintosh sebagai penerus Lisa.

Pada tahun 1985, Tesler bekerja dengan Niklaus Wirth untuk menambahkan berorientasi objek ekstensi bahasa ke bahasa pemrograman Pascal, menyebut bahasa baru Object Pascal. Tesler juga berperan dalam mengembangkan MacApp, salah satu perpustakaan kelas untuk pengembangan aplikasi. Akhirnya, kedua teknologi menjadi pengiriman produk Apple.

Mulai tahun 1990, Tesler memimpin upaya untuk mengembangkan Newton Apple, awalnya sebagai Wakil Presiden dari Kelompok Pembangunan Lanjutan, dan kemudian sebagai Vice President dari divisi Personal Electronics Interaktif.

Pada tahun 1991, Tesler memberikan kontribusi artikel “Computing Jaringan pada 1990-an” untuk Edisi Khusus Scientific American pada Komunikasi, Komputer, dan Jaringan, September, 1991.

Tesler meninggalkan Apple pada tahun 1997 menjadi co-menemukan Software Stagecast, yang memungkinkannya untuk menerapkan antusiasme untuk program anak-anak dan penggunaan komputer, antusiasme yang diperoleh terutama di Xerox PARC, di mana Tesler bekerja di Research Group Belajar Alan Kay.

Tesler bergabung Amazon.com pada tahun 2001. Pada tahun 2004, menjadi Wakil Presiden perusahaan Pengalaman Belanja. Pada tahun 2005, bergabung dengan Yahoo! sebagai Wakil Presiden Pengalaman Pengguna Yahoo! ‘s dan kelompok Desain.

Pada bulan November 2008, Tesler meninggalkan Yahoo untuk bergabung dengan pribadi genetika informasi perusahaan, 23andMe sebagai Fellow Produk. Sejak Desember 2009, Tesler telah menjadi konsultan independen.



http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c3/Larry_Tesler_Smiles_at_Whisper.jpeg 


1 komentar:

eti kurniati mengatakan...

dan sy pun hrs mengatakan terimakasih kpd om larry :) makasih om :D

Posting Komentar

 
© Copyright 2035 QadryQade'
Theme by Yusuf Fikri