Senin, April 28, 2014

Saatnya Beliau Pergi (nenek tercinta dlm kenangan)

(Almarhum Nenek Tercinta Kami)
Bagaimana saya tidak begitu merasa kehilangan beliau adalah orang yg tulus mengasihi & mencintai kami... 

Bagaimana saya tidak begitu merasa sedih beliau adalah orang yg setiap malamnya disertakan kami anak turunannya dalam do'a-do'anya... 


dimanjakannya kami, disayanginya kami, diperdulikannya kami, selalu dirindukannya kami dahulu sejak kami kecil hingga dewasa...


Wajar saja banyak orang berdatangan saat kematiannya, beliau adalah sosok penyayang, orang baik yg dikenang semua kerabat, tetangga & murid2nya InsyaALLAH...


Dia nenek kami, di usianya yg ke-72thn ALLAH berkehendak mengambilnya, beliau meninggalkan kakek yg begitu setia, 2 anak beliau, kami ber-5 cucu2 yg dikasihinya & seorang cicit yg baru sj fasih memanggil namanya..

 

Kini 3 hari setelah nenek pergi... 

Belum jg kering air di pelupuk mata, belum jg hilang rasa sedih ini, belum sirna duka ini & mungkin takkan pernah sirna rasa rindu hingga nanti kita berkumpul di surgaNya, InsyaALLAH...


Kematian adalah pemisah kita dengan orang-orang yg disayangi namun kami yakin janji ALLAH itu pasti & kelak rasa ini lepas berganti dengan bahagia yg tiada berkesudahan ketika kita dikumpulkan bersama orang2 yg dicintai di surgaNya kelak, asal kita menjadi orang-orang yg beriman, InsyaALLAH.


"Allahummaghfir laha warhamha wa'aafiha wa'fu anha...
Aamiiin



#Latepost 24 Maret 2014 (Kak Indah, Kak Fajrin, Qadry, Ghufran dan Afif)

1 komentar:

Sahrullah Mansur mengatakan...

Amin ya Allah.

Posting Komentar

 
© Copyright 2035 QadryQade'
Theme by Yusuf Fikri