Rabu, Februari 21, 2018

Sebuah Pengingat Perihal Jodoh

Sebenarnya, saya berusaha untuk tidak menceritakan ini, untuk menjaga privasi orang nya aja... :).. tapi gak papa.. ini menjadi reminder bagi saya

Jujur, sy adalah pria normal yg pasti terbesit ada rasa suka dg orang lain. Dan pasti pernah terjadi.

Tapi, selalu sy berusaha untuk tidak memikirkan, karena menyesuaikan dengan realita yg ada.

Jodoh gak ada yg tau , suka orang itu wajar, tapi berharap hanya kepada orang yang diinginkan malah hanya akan menghambat keseharian. Apalagi sampai galau memikirkan jodoh, hanya akan menurunkan kualitas pekerjaan dan ibadah.

Realitanya adalah tiap orang punya hak untuk mencari pasangan nya, dan memilih yg terbaik. Apakah yg terbaik untuk dirinya, keluarganya ataupun lingkungannya.

Dan sy akan memperhitungkan realita dan keadaan ataupun kondisi saya juga saat ini. Baik dari sisi finansial, pribadi pemimpin, kualitas agama, sampai keadaan lingkungan diri sy.

Dan sy melihat, faktanya sy belum siap saat ini untuk mendapatkan seorang istri :'). (Tapi nobody knows, sapa tau besok saya meninggal duluan atau nikah duluan... Allah yg berkehendak) :')

Sebuah Pesan mungkin.
*Jangan berharap kepada ketidak pastian karena hanya akan menimbulkan kegelisahan*. Bagi wanita, kalau jodoh sdh datang, jangan ditolak. (Mungkin sudah sering baca buku perihal ini). Dan bagi pria, kalau memang sudah siap, maka datanglah..

Toh bagi saya, sy tidak ingin memberikan kepastian kepada siapapun. Sy hanya akan mencoba menjalin silaturahmi kepada semua orang dan tetap sy hanya berdoa suatu saat sy dapat jodoh sesuai dengan realita dan kondisi saya saat ini :).

Note:
Dari percakapan ini Saya sempat berpikir kalau saya datang melamar dengan kondisi saya saat ini apa bakal diterima yah ? Apa mau mengerti kondisi saya dan keluarga saya ? Sy hanya ingin yang terbaik baik agama saya, dan terkhusus bagi ibu saya. :') insyaAllah.

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2035 QadryQade'
Theme by Yusuf Fikri