Sabtu, Maret 10, 2018

Kriteria jodoh!

Duh.. maafkan kalau sy terlalu PD untuk menuliskan ini, karena kata Ustadz dan tantangan seorang teman, kalau gak memulai, maka hanya kelamaan berpikir.

Kata teman: "Qod, udahlah, kamu cepat nikah sempurnakan imanmu, kasian kamu sendiri terus, terlantar, renta dan sakit-sakitan gak ada yang urus". Duh... (Ia juga sih, jadi kepikiran.. haha)

Sy sengaja nulis disini, karena yakin gak ada yang baca jadi gak malu. Hehe (dan akan jadi memori kelak insyaAllah kalau diberi umur panjang).

Kemarin ditanya, gimana kriteria jodoh yg kamu pengen ? Sy kemudian menuliskan 7 Kriteria jodoh yang saya akan lamar insyaAllah (Nomor 3 bikin kamu juga pengen. Haha. Duh -_-)

1. Kriteria agamanya baik. Jujur agama saya juga tidak lah sebaik praduga orang lain, bahkan hanya ada keburukan yg saya miliki. Kalau ingin belajar bersama-sama, maka sungguh hal itu yg sy idam-idamkan :')

2. Keluarganya baik, yg mau menerima sy dan keluarga saya. Sy bukan berasal dari keluarga bangsawan, hanya dari keluarga kampung yg kebetulan tinggal di kota. Sy termasuk dididik agama oleh keluarga saya dan Alhamdulillah dalam ajaran sunnah dan salaf. Ibu saya termasuk panutan saya dalam agama. Beliau sejak dulu memakai cadar, sesuai dengan keyakinan akan hal kebaikan. Kalau hal ini bisa dipahami bahkan disukai oleh keluarga calon jodoh, maka bergembiralah saya :'). (Namun, perlu diketahui saya gak mencari jodoh seperti ibu saya yang memakai cadar.. :)

3. Resepsi pernikahan sederhana dan sesuai sunnah. Ini mungkin hal yang berat, tapi inilah yg saya mimpikan. Sy berniat nikah dengan menggunakan hijab (penghalang) untuk tamu pria dan wanita seperti yang diajarkan sunnah. Gak ada musik (kecuali lagu islam//nasyid). Tidak mewah, namun sesederhana sesuai dengan kemampuan saya untuk melangsungkan resepsi.

4. Kewajiban Mahar yang diberatkan kepada saya, akan saya sesuaikan dengan usaha dan ikhtiar kemampuan saya. Jujur, tabungan saya saat ini baru memulai, jika memang ada yang ingin dilamar dengan mahar sesuai dengan kondisi saya, maka saya akan datang dengan senang hati. :').

5. Mau tinggal dan ikut dengan saya. Sebelumya, sy sering ditanya perihal jodoh, sy selalu menjawab ingin yang sesuku atau se daerah aja. Namun, sekali lagi jodoh Allah tentukan, dari manapun asalnya. Namun, satu hal yang saya inginkan, sebagai suami (calon) sy akan mencari rezeki di manapun berada. Sy bahkan berpikir untuk tinggal di kampung halaman saya agar tak jauh dari Ibu dan menemani di masa tuanya. Anak lelaki adalah milik ibunya, sedangkan istri adalah milik suami, seperti yg diajarkan nabi. :').

6. InsyaAllah Calon istri yang saya idamkan gak punya kriteria khusus seperti harus berpendidikan tinggi, cantik, kaya atau apapun selain hal di atas. Karena saya menyadari bahwa saya pun tidak memiliki apa-apa, selain kejelekan dan keburukan, hanya semangat untuk belajar . Kalau calon jodoh menerima dan mau berjuang bersama saya, insyaAllah sy akan menerima dan siap untuk "Melamar" (Jika Ibu sudah merestui) insyaAllah. :')

7. Oia, sy tipe introvert, dan tak mungkin menyampaikan hal ini secara langsung kepada calon jodoh. Namun, jika Allah telah menakdirkan saya untuk berjodoh dan memberi umur panjang, sya insyaAllah  tahun ini sudah berniat untuk melangsungkan pernikahan ! :')

Hanya doa yang saya panjatkan, semoga bisa mewujudkan dan menyempurnakan agama saya. Segala sudah ditakdirkan, jodoh, rezeki dan kematian sudah diatur. Saatnya untuk berusaha, berikhtiar dan bertawakkal.

Oia, saat ini sy kerja dan tinggal numpang di jakarta. Kalau memang insyaAllah diberi rezeki untuk berjodoh, sy rencana berkarir dan ngekos bersama istri dan memulai berjuang bersama-sama dari jakarta dulu (sesuai dengan kontrak kerja dan rezeki). Namun, masih besar keinginan untuk tinggal di kampung halaman, Makassar-Enrekang. InsyaAllah. :')

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2035 QadryQade'
Theme by Yusuf Fikri